Bawaslu Sumbawa Barat Pertanyakan Kualitas Data Pemilih Hasil Sinkronisasi KPU
|
Taliwang - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa Barat mempertanyakan kualitas data pemilih yang diterima dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
\n\n\n\nHal tersebut diungkapkan Anggota Bawaslu Sumbawa Barat Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Antar Lembaga (PHL) dan Humas Gufran, S.Pd.I yang menyatakan terhadap 96.585 jumlah data pemilih A.KWK ditemukan masih banyak yang belum dimasukkan, dan juga ditemukan data pemilih dalam A.KWK yang sudah tidak memenuhi syarat untuk didaftarkan.
\n\n\n\ndari total A.KWK yang diturunkan oleh KPU, Bawaslu masih mempertanyakan kualitas data hasil sinkronisasi tersebut, apakah benar sudah di sinkronkan?" Ujar Gufran, Rabu (12/08/2020).
\n\n\n\nterhadap persoalan yang ditemukan, Bawaslu akan melakukan uji sampling terhadap data tersebut dengan mengambil 10% sampel A.KWK di masing - masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah dilakukan Pencoklitan.
\n\n\n\nGufran menambahkan, uji sampling yang dilakukan oleh Bawaslu bertujuan untuk menjaga kualitas data pemilih yang menjadi basis data dalam proses pemilihan nantinya, sehingga data tersebut tidak lagi dipertanyakan kualitasnya oleh masyarakat. sambung Gufran
\n\n\n\nGufran juga berharap, agar masyarakat yang belum terdaftar dalam A.KWK agar segera menghubungi petugas, atau mendatangi jajaran Bawaslu yang ada di Kecamatan. jh (humas)
\n"